Drs Sri Panda Amd dan Tokoh Jawa Bentuk Pandhowo
METROPOST : Drs Sri Panda Amd bersama dengan tokoh warga Jawa lainnya yakni Drs Adi Wijaya, Alwin Awis Trio, Subehi Ing Rum, Muhammad Satin, Mena, Ponidi, Arianto, Adly, dan Suprapto mendirikan Paguyuban Wargo Jowo (Pandhowo) . Pendirian Pandhowo adalah mengguyubkan warga Jawa yang ada di Sumut untuk mengangkat harkat dan martabat warga Jawa dan melestarikan budaya peninggalan nenek moyang di Sumatera Utara.
Dikatakan Drs Sri Panda Amd kepada koran ini di Medan, kemarin, pembentukan Pandhowo berdasarkan hasil rapat beberapa tokoh Jawa di Batang Kuis Deli Serdang pada akhir September 2007 lalu. Dalam rapat yang dihadiri berkisar 250 orang tokoh dan warga Jawa se Sumut tersebut, terbentuk formatur Pengurus Pandhowo Sumut yakni sebagai Ketua Umum Drs Adi Wijaya dan Sekretaris Umum Mena.
“ Penyusunan AD/ART Pandhowo dan program kerja telah dilaksanakan pada Oktober 2007 dan sampai hari ini telah terkondisikan formasi Pengurus di 15 Kabupaten/Kota se Sumut yang pelantikannya direncanakan pada Februari 2008 yang akan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X “ jelas Panda.
Lebih lanjut dikatakannya, Pandhowo merupakan organisasi independent dimana pengurus dan anggotanya adalah seluruh warga Jawa di Sumut.
“Pandhowo juga merupakan organisasi lintas etnis, lintas agama, lintas paguyuban, lintas ormas dan lintas politik “ ujar Sri Panda.
Diharapkannya Pandhowo bisa melaksanakan program yang menyentuh ke masyarakat sehingga masyarakat akan mendukung keberadaan Pandhowo ditengah-tengah warga Jawa.
Perlu dipertegas, Pandhowo dibentuk bukanlah saingan paguyuban Jawa lainnya tapi wadah bagi bersatunya warga Jawa di Sumut, ujar Panda. (am)